Usai Timnas U-16 Indonesia Tekuk Vietnam Klasemen Grup A

 

Bola558.net – Skuat besutan Fakhri Husaini itu membungkam juara bertahan Vietnam 4-2 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (2/8/2018) malam WIB

Kemenangan pertama diraih 8-0 atas Filipina, kemenangan kedua 3-2 atas Myanmar.

Duel Timnas U-16 Indonesia kontra Vietnam rupanya sangat dinanti para penggemar.

Seluruh bangku stadion berkapasitas 35.000 itu tampak penuh.

Vietnam unggul lebih melalui gol Dinh Thanh Trung pada menit keenam.

Gol itu terjadi setelah Trung mendapat bola hasil tendangan pemain Indonesia yang kurang fokus dan terlalu pelan ketika ingin membuangnya dari dalam kotak penalti.

Trung yang mendapatkan bola itu langsung menendangnya ke dalam gawang Timnas U-16 Indonesia.

Kiper Ernando Ari Sutaryadi tak sanggup menghalau bola kencang itu.

Fakhri Husaini kemudian langsung mengganti pemainnya.

Amanar Abdillan digantikan Mohammad Supriadi.

Pergantian itu langsung mendatangkan manfaat.

Gelandang asal Sekolah Sepak Bola Rungkut, Surabaya, berusia 16 tahun itu menjadi supersub dengan mencetak gol balasan pada menit ke-29.

Gol Bagus Kahfi

Di babak kedua, para pemain Timnas U-16 Indonesia masuk ke lapangan dengan wajah-wajah yakin.

Mereka seolah akan segera meraih keunggulan atas Vietnam.

Keyakinan itu berbuah setelah David Maulana dijatuhkan pemain Vietnam di kotak penalti pada menit ke-43.

Bagus Kahfi langsung mengambil peran sebagai algojo dan sukses menyarangkan “si kulit bundar” ke sisi kiri gawang Vietnam Nguyen Van Viet

Unggul 2-1 makin membuat para pemain Timnas U-16 Indonesia agresif.

Pada menit ke-61 melalui serangan yang sangat terorganisasi, Bagus Kahfi kembali mencetak gol berkat asis Amiruddin Bagas Kaffa Ar-Rizqi dari sisi kiri pertahanan Vietnam.

Bagus Kahfi dengan tenang, tapi kencang, memasukkan bola ke dalam gawang Vietnam.

Dua gol itu makin mengukuhkan Bagus Kahfi sebagai top scorer sementara Piala AFF U-16 2018 dengan jumlah enam gol.

Tiga gol lagi akan membuat Bagus Kahfi menjadi pencetak gol terbanyak Piala AFF U-16.

Akan tetapi, pada menit ke-70, giliran Vietnam yang menerima hadiah penalti setelah salah satu pemainnya dijatuhkan di kotak penalti.

Trung, yang dipercaya menjadi eksekutor, berhasil membobol gawang Indonesia pada menit ke-72.

Pada injury time, tepatnya menit ke-80+3, Andre Oktaviansyah sukses memperbesar keunggulan Timnas U-16 Indonesia menjadi 4-2.

Keunggulan 4-2 ini bertahan hingga akhir pertandingan dan membuat Timnas U-19 Indonesia kokoh di puncak klasemen dengan nilai sempurna 9.

Timnas U-16 Myanmar menguntitnya di urutan kedua setelah menggasak Filipina 7-0 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (2/8/2018) sore WIB.

Myanmar mengoleksi nilai 6 dengan selisih gol +7

Vietnam turun ke posisi ketiga bernilai 6 dengan selisih gol +3.

Sayang, Bagas Kaffa bersama pemain Vietnam Minh Dan terkena kartu merah pada menit ke-67 akibat ricuh.

Pada laga berikutnya, Sabtu (4/8/2018) pukul 19.00 WIB, Timnas U-19 Indonesia meladeni Timor Leste.

Sedangkan Vietnam menghadapi Filipina pada hari yang sama pukul 15.30 WIB.

Filipina telah tersingkir di fase penyisihan grup ini.

Viking clap

Selebrasi viking clap menghiasi kemenangan Timnas U-16 Indonesia.

Viking clap adalah tepuk tangan cara viking yang diawali dengan mengangkat kedua tangan, lalu bertepuk dengan tempo lamban dan berteriak serempak, biasanya huh atau hoh, diakhiri dengan tepuk tangan bertempo cepat.

Seluruh pemain Timnas U-16 Indonesia, termasuk pelatih Fakhri Husaini dan para ofisialnya, bersama-sama seluruh penonton di tribun melakukan viking clap itu.

Viking clap dipopulerkan pertama kali oleh pemain dan pendukung Islandia saat selebrasi di Piala Eropa 2016.

Islandia kala itu mengalahkan Inggris di babak 16 besar Piala Eropa 2016.

Usai wasit meniup peluit panjang, Islandia langsung memeriahkan kemenangannya bersama 5.000 suporter di tribune.

 

Bagikan Berita ini ke teman-teman Anda :

Berita Yang Mungkin Berkaitan :