Pertahan Lini Belakang Menjadi Salah Satu Perbedaan Antara Perancis Dan Jerman

Pertahan Lini Belakang Menjadi Salah Satu Perbedaan Antara Perancis Dan Jerman

 

 

Tidak ada maksud untuk meremehkan Portugal ataupun Wales, sebenarnya pertandingan antara Jerman dengan Prancis pada semifinal tersebut merupakan pertandingan antara dua klub terbaik yang masih tersisa di Piala Eropa 2016. Maupun Jerman ataupun Prancis yang keluar sebagai juara pada pertandingan ini maka pastinya akan menjadi favorit di final nanti.

Agen Judi Bola – Juara Piala Dunia 2014 lalu, timnas Jerman akan mencoba mendapatkan keduanya, seperti yang pernah diperoleh Prancis pada Piala Dunia tahun 1998 dan Piala Eropa tahun 2000. Bisa dibilang Prancis tidak banyak mendapatkan lawan yang berat sejak Piala Dunia 2014 berakhir. Dengan status mereka sebagai tuan rumah, artinya Prancis memang tidak perlu memainkan pertandingan di babak kualifikasi.

Sebenarnya Perancis belum bertemu lawan yang benar-benar setara dengannya sampai semifinal kali ini. Sebelumnya Perancis hanya berhadapan dengan lawan yang bisa dikatakan mudah, yaitu Rumania, Albania, Swiss, Republik Irlandia, dan Islandia. Jika akan dibandingkan dengan Jerman yang sudah melawan tim-tim yang kuat seperti Ukraina, Polandia, Irlandia Utara, Spanyol, dan Italia berturut-turut.

Perancis yang mimilik ambisa dan percaya diri yang cukup besar, sebab mereka mampu tampil dengan sangat meyakinkan, terutama pada babak kedua ketika berhadapan dengan Irlandia di babak 16 besar dengan membalikkan skor dari 0-1 menjadi 2-1, dan pada babak pertama saat menghadapi Islandia di perempatfinal juga berhasil menang dengan sko rtelak 4-0.

Selain itu, di pertemuan dengan Islandia, Samuel Umtiti juga menunjukan permainan yang sangat baik sebagai bek tengah untuk bertarung dengan Laurent Koscielny. Bentuk formasi dasar dan memainkan antara Umtiti atau Rami merupakan tiga hal yang membuat Deschamps kebingungan menjelang sepak mula nanti.

Perubahan tersebut menjadi sangat signifikan bagi penampilan keseluruhan Prancis. Formasi diubah menjadi 4-2-3-1 dengan skema tersebut, membuat Pogba dan Griezmann berhasil tampil lebih percaya diri.

Jika dilihat dari yang telah terjadi sejauh ini, sebaiknya Deschamps harus memainkan dengan formasi 4-2-3-1 agar bisa lebih memaksimalkan penampilan Paul Pogba dan Antoine Griezmann, dengan menurunkan Kante yang berkemampuan dalam pertahanan dan juga dalam pelindungan yang kuat pada bek di belakangnya, dan mempercayakan sepenuhnya kepada posisi bek tengah kepada Umtiti.

Bukan kebetulan juga, pertandingan kompetitif terakhir mereka adalah dua tahun yang lalu saat mereka disingkirkan oleh Jerman di perempatfinal Piala Dunia 2014. Saat itu Prancis tersingkir akibat gol sundulan dari Mats Hummels, yang pada pertandingan kali ini terpaksa harus absen karena akumulasi kartu kuning yang ia terima.

Bagikan Berita ini ke teman-teman Anda :

Berita Yang Mungkin Berkaitan :