Perdana Menteri Belgia Menantang Obama Untuk Taruhan Minum Bir

agen judi online | agen bola online | agen Judi terpercaya | agen bola terpercata | agen togel | agen bola | Agen Ibcbet |agen sbobet

Agen Bola – Dibabak perdelapan final Piala Dunia 2014 kali ini mempertemukan tim nasional Belgia dengan Amerika Serikat. Elio Di Rupo selaku perdana menteri Belgia tersebut mengajak presiden Amerika Barack Obama, taruhan minum bir di ajang kedua tim tersebut.

 

Obama dilansirkan oleh USA Today turut menyaksikan pertandingan antara Amerika Serikat vs Jerman pada laga terakhir di Grup G Piala Dunia. Hal tersebut seakan-akan memenuhi surat ijin yang dikirim oleh Pelatih timnas ” Amerika Serikat” sebelum bertanding.

 

Walaupun AS harus mengalami kekalahan tipis yaitu 1-0 saat bertanding dengan Jerman di stadion pernambucom Recife pada tanggal 26 Juni, Kemarin malam, mereka tetap lolos kebabak berikutnya yaitu babak 16 besar.

 

Amerika dan Portugal memang masing-masing mendapatkan empat poin, namun Clint Depmsey dkk berhak masuk kebabak berikutnya lantaran selisi gol yang lebih banyak ketiban Portugal.
Sementara Belgia berhasil lolos ke babak 16 besar, Belgia yang berhasil menang dalam pertandingan fase Grup H, dan menjadi juara grup dan disusul oleh Aljazair yang menjadi runner-up nya.

 

Perdana menteri Belgia “Di Rupo” tahu bahwa Obama menaruh perhatian penuh untuk timnas AS di Piala Dunia, lantas menantang presiden paman sam tersebut bertaruhan. Melalui akun pribadinya, Di Rupo melontarkan taruhannya tersebut.

 

“Hei @BarackObama saya bertaruh beberapa gelas bir Belgia yang sangat enak bawha timnas @BelRedDevils kami akan menang dan melanjutkan babak selanjutnya” yang ditulis oleh Di Rupo di akun twittenya.

 

Dengan tantangan tersebut, Obama masih belum menanggapinya, setidaknya Obama masih memiliki waktu untuk berpikir ,dikarenakan pertandingan kedua kubu tersebut baru akan dimulai di Arena Fonte Nova, Salvador pada tanggal 1 Juli mendatang.

 

 

Bagikan Berita ini ke teman-teman Anda :

Berita Yang Mungkin Berkaitan :