Agen Bola : Rudi Garcia Berperan Penting Atas Kebangkitan AS Roma

Agen bola : Garcia

Agen Bola : Musim sebelumnya nama AS Roma sempat redup di ajang kopetisi Erpoa dan Serie A. Namun berbeda pada saat ini, sejak ditangani sang Rudi Garcia Serigala Ibukota bangkit dan berhasil mempertajam taringnya kembali.

 

Beberapa tahun belakangan, AS Roma sempat mengalami kesulitan dihadapan semua lawannya. Tahun 2005-2010 Roma tercatat sebagai tim yang berhasil mencatatkan namanya sebagai runner up di Serie A. Namun posisinya kian melorot saat mereka memasuki musim 2010-2013, pada tiga musim tersebut Roma terperosot keposisi keenam secara beruntun.

 

Agen Casino : Memasuki tahun 2011 segala perubahan di upayakan dalam kubu Serigala Ibukota tersebut, hingga mecanangkan proyek baru bersama pemiliki tim yang baru. Roma pun akhirnya menggantikan posisi Giallorossi dengan Luis Enrique yang menjadi pelatih baru dimusim itu. Berharap untuk membangkitkan kembali, Enrique pun membobol keuangan tim untuk mendatangkan beberapa pemain baru, diantaranya Miralem Pjanic, Fabio Borini, Erik Lamela, Bojan Krkic dan Simon Kjaer.

 

Dengan mendatangkan sejumlah pemain tersebut, Enrique terbukti gagal membangun Roma. Gagal bangkit dari tiga musim terakhirnya, tidak hanya pemain muda Roma saja yang di Evaluasi, dua pelatih Enrique dan Zdenek Zeman juga menjadi korban kegagalan Roma.

 

Agen Togel : Memulai musim 2013-2014 manajemen I Lupi terus membenahi timnya dengan mendatangkan pelatih baru kembali. Dimusim tersebut, I Lupi menunjuk Rudi Gracia sebagai pemimpin pasukan Serigala Ibukota yang baru. Proyek yang dibangun manajer sebelumnya, langsung di ganti oleh Garcia yang lebih memilih pemain yang berpengalam untuk membangkitkan Roma kembali, para pemain berpengalaman tersebut seperti, Kevin Strootman, Maicon, Morgan De Sanctis, Maicon, Gervinho dan Mehdi Benatia.

 

Selain itu Garcia juga meendatangkan dua pemain muda seperti, Mattia Destro dan Adem Ljajic. Atas perubahan yang di lakukan Garcia, Serigala Ibukota itu pun berhasil bangkit kembali dan kembali keluarkan taringnya untuk bersaing dengan rival terberatnya Juventus dalam perebutan Scudetto.

 

Garcia dinilai sebagai pelatih yang mampu merangkul semua para anak didiknya, di awal kepemimpinanya Roma hanya menjadi Runner Up. Garcia pun kembali memebenahi tim di musim keduanya. Kali ini dia mendatangkan empat pemain muda seperti, Kostas Manolas, Mapou Yanga-Mbiwa, Juan Iturbe, dan Salih Ucan. Tidak berhenti di situ saja, Garcia pun kembali mendatangkan lima pemain lainnya, diantaranya, Ashley Cole, Seydou Keita, Davide Astori, Jose Holebas danĀ  Urby Emanuelson.

 

Meskipun di awal kepemimpinanya, Garccia hanya mengantarkan Roma sebagai Runner Up, setidaknya dia sudah berhasil bangkitkan Roma kembali dari tenggelamnya di tiga musim lalu yang diantaranya gagal meraih gelar di Final Coppa Italia 2013 lalu dengan Lazio.

 

Bangkitnya Roma di akui akan hebatnya sang manajemen mereka. Tidak hanya memiliki penerapan yang bagus untuk tim, pelatih 50 tahun tersebut juga di akui sangat dekat dengan semua pemainnya.

Bagikan Berita ini ke teman-teman Anda :

Berita Yang Mungkin Berkaitan :