Tolak Munchen & Barcelona Demi Liverpool, Naby Keita Ungkap Alasan Dibalik Itu

Gelandang Liverpool, Naby Keita buka-bukaan terkait kepindahannya dari RB Leipzig ke Anfield. Dia punya keyakinan kuat untuk memilih Liverpool. Gelandang berusia 23 tahun itu mengaku rela untuk menolak Barcelona dan Bayern Munchen demi bergabung dengan Liverpool dan memilih untuk menjadi anak asuh Jurgen Klopp di Liverpool. Klopp punya peran besar dalam keputusannya untuk memilih Liverpool. Selain Klopp, Sadio Mane juga menambah keyakinan Keita untuk pindah ke Anfield. Pemain berusia 23 tahun itu merapat ke Anfield setelah dua musim mengabdi bagi Leipzig. Dalam periode itu, dia mengemas 17 gol dalam 71 penampilan bagi klub Budesliga Jerman Itu.

“Kami terlibat obrolan yang benar-benar bagus. Kata-kata yang ia ucapkan kepada saya soal proyek ini benar-benar meyakinkan saya. Saya bisa bisa lihat bagaimana klib berkembang dan saya bicara banyak panjang lebar dengan Sadio.” (Mane).

“Sadio seperti kakak untuk saya. Kami pernah sembilan bulan bersama-sama di Salzburg dan punya hubungan baik. Kami jadi teman saat itu. Dia bilang kepada saya kalau klub ini luar biasa dan bagaimana tim ini menunjukkan kemajuan dan punya potensi hebat.” Katanya.

“Benar bahwa ada tim lain yang terlibat seperti yang Kalian sebutkan. Tapi bagian besar keputusan saya adalah peran Pelatih,”ujar Keita.

Keita menjadi salah satu pembelian yang cukup diidamkan Liverpool sejak lama dan sekarang sukses memboyong Keita dengan transfer 48 juta pounds. Saaat ini, Liverpool sudah punya Fabinho dan juga kepten tim, Jordan Henderson. Setelah melewati proses transfer yang rumit, RB Leipzig disebut-sebut akan rela melepaskan Naby Keita lebih cepat ke Liverpool, hal itu karena Liverpool bersedia memberikan 13jt pounds atau sekitar 283 miliar tambahan kepada pihak Leipzig. Kubu Leipzig akan bersedia melepaskan gelandang berpaspor Guinea itu lebih cepat, asalkan Liverpool memberikan uang tambahan.

Secara gaya permainan, Keita agak berbeda dengan pesepakbola yang baru saja dilepas Liverpool ke Barcelona, Philippe Coutinho. Secara kasat mata, gaya permainan Keita serupa dengan pesepakbola legenda Liverpool, Steven Gerrad. Semenjak ditinggalkan Gerrad di akhir musim 2014-2015, Liverpool tak lagi memiliki karakter seperti diatas. Karena itu kehadiran Keita diharapkan dapat mendongkrak motivasi, semangat dan kualitas Liverpool kedepannya.

Bagikan Berita ini ke teman-teman Anda :

Berita Yang Mungkin Berkaitan :